KOTA PADANG – Bencana alam kembali menyelimuti Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. Setelah sempat bernapas lega, warga di beberapa kawasan rendah di Padang harus kembali menghadapi kenyataan pahit. Setidaknya puluhan warga dievakuasi menyusul luapan air yang tak terbendung, menandai datangnya banjir susulan yang lebih mengkhawatirkan.
Peningkatan intensitas hujan yang mengguyur sejak Sabtu malam (13/12) menjadi pemicu utama. Sungai Batang Arau, yang merupakan urat nadi kota, menunjukkan tanda-tanda kelebihan kapasitas. Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyebutkan bahwa titik terparah berada di Kecamatan Kuranji dan Lubuk Begalung, area yang memang rentan terhadap bencana musiman ini.
🚨 Proses Evakuasi dan Kondisi Lapangan
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera diterjunkan ke lokasi begitu air mulai merangkak naik, khususnya setelah terjadinya banjir susulan pada Minggu dini hari. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah derasnya arus dan minimnya penerangan. Warga yang sebagian besar lansia dan anak-anak diangkut menggunakan perahu karet menuju posko pengungsian sementara.
“Kami sudah mengira bakal ada banjir susulan lagi, karena melihat cuaca yang ekstrem. Air naik begitu cepat. Kami bersyukur tim sigap datang,” ujar seorang warga, Rina (45), dari kawasan Bypass, yang kini mengungsi di kantor kelurahan setempat. Pihak BPBD telah mendirikan dapur umum dan menyediakan bantuan logistik esensial. Mereka juga memastikan prosedur kesehatan diterapkan secara ketat di tengah kerumunan pengungsi untuk menghindari penyebaran penyakit menular.
💧 Mitigasi dan Kesiapan Menghadapi Bencana Lanjutan
Bencana banjir susulan ini menunjukkan bahwa upaya mitigasi yang ada perlu dievaluasi secara komprehensif. Peristiwa alam ini menjadi pengingat getir akan pentingnya penataan tata ruang yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Padang didesak untuk segera mengambil langkah strategis, tidak hanya berupa respons darurat, tetapi juga solusi jangka panjang, termasuk normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur penahan air yang memadai.
Informasi terkini mengenai dampak bencana, jumlah korban terdampak, serta upaya pemulihan pasca banjir susulan ini dapat anda ikuti terus di portal kami. Kami bertekad menyajikan berita Sumbar terlengkap dan terpercaya, memastikan anda mendapatkan insight mendalam dari perspektif yang berbeda. Jangan lewatkan setiap perkembangan penting lainnya, termasuk laporan cuaca dan prediksi ahli iklim yang akan datang.
📢 Peringatan Dini dan Kewaspadaan Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan mengikuti arahan petugas. Status siaga bencana masih diberlakukan mengingat potensi banjir susulan masih tinggi, dipicu oleh siklus cuaca La Niña yang diperkirakan masih aktif. Para kepala keluarga di kawasan rawan diminta untuk menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan bekal darurat. Kewaspadaan kolektif menjadi kunci untuk meminimalkan dampak buruk dari bencana hidrometeorologi ini.
